January 23, 2015

January 6th

Januari. Bulan yang aku suka karna aku ulang tahun. Hahaha. 21-year-olds. Tua lo!kata temen-temen aku. Ya terus aku musti apa supaya umur tetep 17?

Di tanggal 6 kemarin semua berjalan normal. Tidur jam 12 lewat karna ada telepon dari orang tua dan pacar. Klasik, tapi aku suka ritual itu. Nggak ngerti apa alasannya, suka aja. Paginya bangun, mandi, beresin kertas tugas yang harus dikumpulin, dan UAS. Dua mata kuliah. Di kampus temen-temen ngucapin dan minta traktiranbiasa. Sampe jam 6 sore baru pulang.

wish paling antimainstream.

Besok masih harus UAS, tapi Tika ngajakin keluar. Akhirnya milih ke Arion, paling deket, dan bisa makan es krim. Habis itu balik ke kosan, belajar Bunpou, ketiduran, bangun-bangun subuh belajar lagi.


6 Januari yang super biasa. Bahkan aku sendiri nggak mikirin. Waktu itu fokusnya UAS. UAS. Dan UAS. Happy UASDAY, Rika! Tapi aku bersyukur makin nambah umur, makin bisa mikir, makin... makin banyak yang harus di tata ulang. Hidup makin banyak rasanya.

Biasanya, di awal-awal tahun gini aku bikin semacam resolusi, sekalian wishlist birthday juga. Nggak dishare, cuma buat reminder aku ke depannya. Tahun ini pun ada. Ada banyak. Tapi aku cuma berharap segalanya berjalan lancar, halangan pasti ada, tapi setidaknya semoga aku masih sanggup cari jalan keluarnya. Aamiin.

Sekarang ini lagi liburan. Masa-masa ngegembel, nggak mandi dan main laptop seharian di rumah. Timeline pada lagi heboh soal liat KHS dan isi KRS. Aku juga ikut heboh. Alasannya karna ternyata nilai-nilai di KHS aku memuaskan, padahal semester kemarin adalah semester paling rusak. Absensi aja sampe ditegur dosen karna terlalu sering bolos. Tapi ternyata... usaha keras menjelang UAS nggak mengkhianati. Hiksrada terharu.

Kemarin udah bimbingan sama dosen soal semester depan. Kayaknya semester depan pun bakal lebih sibuk-sibuk daripada semester kemarin. Udah mulai fokus soal proposal-proposal, penelitian, dan matkul-matkul yang bahkan aku nggak ngerti itu belajar apaan. Aku janji (kalo nggak lupa) mau jadi anak rajin. Janji. Janji... Janji.

Dan mimpi-mimpi kecil di masa SMP makin nemuin titik terang. Aku mau cerita sedikit soal ini. Soal Teater en塾. Tahun lalu, setelah aku gabung di Teater en塾teater bahasa Jepang yang anggotanya mahasiswa/i Indonesia. Semacam aku mulai nyusun puzzle. Awal-awal masuk rasanya berat, tapi aku punya tujuan di situ. Dan, aku bertahan.

Lelah, aku nggak bisa bohong soal itu. Sebenernya latihan cuma di hari sabtu, (tapi mendekati pementasan desember lalu) dua bulan sebelumnya harus latihan sabtu dan minggu. That's my weekend! Jadwal kuliah padat dari senin sampe jumat, sabtu dan minggunya musti latihan. Bukan hal yang mudah. Dan aku nggak sempet pulang ke rumah.

Tapi aku bisa lewatin semuanya. Sampe pementasan berlangsung di tanggal 13-14 Desember 2014. Sampe akhirnya audisi di akhir tahun buat pementasan di Jepang tahun ini. Then, I did it. Mulai sekarang, aku harus lebih lebih lebih berjuang lagi. Dan bertahan sekuat yang aku bisa. Fukuoka and Kumamoto, see you soon!

Bersama Bapak KabashimaGovernor of Kumamoto Prefecture dan KUMAMON.
Sejauh ini, ternyata udah banyak hal yang aku dapet di Teater itu. Usaha keras, semangat, teamwork, motivasi, pengalaman, public speaking, percaya diri, profesional, tepat waktu, etika kerja, dan banyak lagi. Aku percaya, nggak ada yang instan di dunia ini, kecuali soal hoki. Aku sekarang berusaha lebih memprioritaskan segala hal. Dan siap berkorban untuk setiap hal-hal yang aku pilih. Kadang, milih sesuatu itu susahnya minta ampun, tapi mau nggak mau harus ada yang dipilih. Bagi aku, disitulah aku diuji.

Tapi, semuanya jadi terlihat lebih ribet dan pelik. Aku nggak suka itu. Makanya, aku juga musti lebih santai, nikmatin apa-apa yang dijalani, dan ikhlas. Itu aja. Aku nggak mau mendramatisir apa-apa lagi.

Happy holiday!holiday apaanseminggu lagi juga masuklahrikaudah ngeluh lagi.