June 24, 2013

Seberapa Pantas

Entah kenapa kok beberapa bulan ini blognya terlalu minyi-minyi, ya? Sekarang, scroll ke bawah pasti isinya minyi-minyi lagi. Please—rika—di kontrol, ya! Nahan sesuatu itu susah, beberapa kali aku liat kontak, search satu nama, pas udah tetera namanya di layar, selalu ragu buat pencet call, atau sekedar bilang… aku kangen.

Aku mau nanya, tapi aku bingung harus nanya ke siapa,

Masih boleh ketemu, nggak?

Bahkan aku sendiri nggak bisa jawab. Aku mau pulang, tapi bimbang. Aku masih mau bertahan. Tapi entah sampe kapan.

Aku nggak tau kamu masih mau bertahan juga,
atau… kamu udah nyerah.


 Lirik ini buat kamu. Dengerin, ya. —Sheila On 7, Seberapa Pantas

Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu
Cukup indahkah dirimu untuk selalu kunantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku
Mampukah kita bertahan disaat kita jauh

Seberapa hebatkah kau untuk kubanggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu kuandalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan disaat aku bimbang

Celakanya hanya kaulah yang benar benar aku tunggu
Hanya kaulah yang benar benar memahamiku
Kau pergi dan hilang ke mana pun kau suka

Celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Di antara pedih aku selalu menantimu

Mungkin kini kau telah menghilang tanpa jejak
Mengubur semua indah kenangan
Tapi aku selalu menunggumu di sini
Bila saja kau berubah pikiran

Pesan kecil,

Aku takut hubungin kamu. Aku cuma bilang ‘I won’t give up on us’ dan kamu jawab ‘I quite’. Aku nggak tau apa maksudnya. Tapi aku masih mau bertahan. Masih belum nyerah.

Aku salah, nggak harusnya posting di sini. Harusnya aku ngomong langsung. Tapi aku takut—sama kamu. Atau sama jawaban kamu nanti. Yang—entah—aku belum tau. Aku egois. Iya, aku jahat.

4 komentar:

Claude C Kenni said...

"I quite" atau "I quit" itu maksudnya?

Rika Priwantina said...

Kalo "I quit" aku sedih kak :( tapi dia nulisnya "I quite" kak :''')

Suci Mine said...

mgkin dia nulis gitu karena pengen sendiri, bukan pengen menyerah, mgkin dia butuh waktu untuk berpikir,
Rika yang semangat ya, buktikan sama dia kalau kamu pantas buat diperjuangin, dengan cara2 apa kek gitu yang buat dia dulu suka sama kamu *komentar sotoy* ^_^

Rika Priwantina said...

iya suci, makasih buat komentarnya :)
aku tau semua butuh waktu. saat ini kita udah baik-baik aja :)