February 19, 2013

Believe — Morra Quatro



Ada hal-hal yang di luar kuasa kita. Seperti kematian—konsensi seluruh elemen alam semesta yang bekerja sama di bawah hukum yang diatur Tuhan. Ingatlah ini, Layla. Inilah saat-saat ketika keikhlasan kita diuji.” —Believe, Morra Quatro

Aku selalu terbius sama barisan kata-kata Morra Quatro—entah kenapa, entah karena apa. Bahkan sekarang William Hakim udah nggak ada, tapi kata-kata kak Morra itu terlalu hidup. Aku ngerti kenapa aku suka sama novel-novelnya kak Morra, kata-katanya punya nyawa, hidup, dan seluruh karakternya hidup—itu buat aku.

Aku mau cerita soal Believe, novel keduanya kak Morra. Ini telat—pake banget. Maaf kak Morra, aku baru nemu novelnya kemarin, mungkin aku yang kurang mau berusaha nyari.

Believe ini novel yang menurutku… nampar banget. Aku ngerasain segala hal yang berhubungan sama yang namanya LDR—apalah itu, hubungan jarak jauh. Kisah tentang Langit dan Biru yang dipisahkan jarak, kisah yang sulit, kisah yang… penuh perjuangan.

Di lembaran awalnya aja aku udah mulai ditampar, waktu Langit dan Biru telpon-telponan, Langit bilang kalo dia mau pergi ke Kairo, Biru nangis, Langit bikin Biru ketawa pas Biru lagi nangis. Oke, aku punya emosi sendiri pas baca bagian ini.

Waktu Langit mau berangkat ke Kairo, Biru harus ngelawan macetnya Jakarta biar bisa ketemu Langit dulu di bandara. Sayangnya… Biru gagal. Waktunya nggak cukup. Dan langit udah ada di dalem pesawat.

Dan!—mungkin aku yang nyama-nyamain (tapi emang sama kok). Waktu Langit pulang dari Kairo, Jakarta lagi musim penghujan dan… Banjir. Ini persis. Persis banget kayak bulan lalu di Jakarta.

Buat seluruh kalimat di setiap lembaran novel Believe ini aku punya emosi sendiri. Yang kadang bilang “Oh iya, waktu itu aku juga gitu.” atau “Oh iya, kenapa aku nggak sadar waktu itu.” dll.

Novelnya bagus. Pertama—diliat dari covernya—keren, lucu, bagus, warna ungu terus ada bunga-bunganya gitu. Temen aku aja waktu pertama kali liat langsung suka. Terus isinya, nggak perlu ditanya, keren. Konsepnya lucu, point of view-nya dari banyak karakter, mulai dari Biru, Langit, bahkan ada Rara dan Medina.

Inspiratif, ya. Banyak kisah di novel ini yang bikin aku ngangguk-ngangguk—sadar. Dan belajar banyak dari pengalaman.

Aku suka sama novel ini. Sama novel keduanya kak Morra. Emang sih belum bisa ngalahin Forgiven (Morra Quatro) yang sampe sekarang masih jadi novel yang paling-paling-paling aku suka. Tapi Believe, aku jadi percaya—

Maksudnya, aku jadi percaya keajaiaban itu ada. Kalo Tuhan udah berkehendak, pasti bisa. Dan tentang empat puluh amin—doa yang diamini empat puluh orang, insya Allah akan diijabah—gitu katanya. Jadi, apa aku harus ngumpulin empat puluh amin itu?

Iya, aku mau.

Believe ini bagus. Ayo baca! Ayo! Apalagi yang hubungannya dipisahin sama jarak tuh, biar sadar, biar makin percaya juga. Aku sih, udah telat. Jadi udah dikalahin jarak duluan. Nyeh, curhat -_-

Ini sinopsisnya,

Kalau bagimu merindukanku adalah hal yang berat, harusnya kau mencoba bagaimana caraku merindukanmu. Kau adalah matahari yang menghangatkan pagiku, dan bulan yang menerangi selama tidur malamku. Tak bosan aku merapalmu dalam doa-doaku, berusaha mengetuk hati Tuhan supaya berbaik hati mengirimkanmu untukku.

Tak perlulah kamu tahu berapa banyak air mata yang membasahi bantal saat khayalku terbawa dalam kenangan tentangmu. Dan, aku pun tak ingin kamu ikut sedih ketika tahu betapa dinginnya hari-hari tanpa senyummu....

Jadi, beri tahu aku, kapan kau akan kembali?Atau, haruskah aku lagi-lagi mengganggu Tuhan sampai Dia mengabulkan permintaanku?

February 10, 2013

Sama Astri

Waktu hari senin (28 Januari), udah lama ya—iya. Aku nonton sama Astri. Nonton Mika (untuk yang kedua kalinya). Tadinya mau nonton di Bandung, tapi ada beberapa halangan, jadi batal. Aku nyeselnya sampe hari ini.


Nontonnya sih biasa aja. Cuma penontonnya yang luar biasa. Jadi, ceritanya ada bocah-bocah SMA yang duduk di belakang seat kita. Terus setiap adegan apapun mereka ekspresif banget—tapi lebay. Kyaaa! Huhuhu! Yaaah! Sampe ada yang nangis. Sumpah! Aku sama Astri cuma bisa niruin terus ketawa-ketawa.

Ini bocah-bocah pada belum baca novelnya kali ya,” komentar aku sama Astri.

Lagian sampe segitunya. Bikin ribut, bikin penonton lain nggak konsen aja. Terus habis nonton kita bingung mau ngapain, ada kakaknya astri juga—mbak Elin sama cowoknya. Jadi dua pasang ngedate gitu. Cuma yang satu pasangnya lagi… serasi abis—aku sama Astri! Hohoho.

Akhirnya kita beli minum ke Mcd. Cuma beli minum sama numpang duduk sih hahaha. Sumpah di sini abang-abang pelayan Mcd nya minta digosipin banget, sejenis kebingungan, pelupa, dan nanyanya berkali-kali. Aku sama Astri cuma bisa ngetawain aja. Dan! Dan! Dan kita ketemu lagi sama bocah-bocah yang heboh pas nonton Mika. Jadi makin ketawa-ketawa. Terus tiba-tiba ketemu sama Kresna—temen SMA aku plus temen TK nya Astri. Paket hemat si Kresna itu hahaha. Ngobrol-ngobrol dikit terus dia pulang.

Lah, kita masih bingung mau ke mana. Akhirnya… jeng jeng jeng! Ke Palm Hills—bukit palem brow. Hahaha kita foto-foto di sana. Ini oleh-olehnya, nggak banyak :’)




DAAAN! INI COMING SOON YAH!


Title : Kisah Gadis Pemetik Ilalang
Genre : Drama
Director : Sasuke Uchiha
Producer : Sabaku no Gaara
Year : 2013
Duration : Selamanya
Cast : @astrikiko, @rikananami, @melindakhas dan pacar

MUAHAHAHAHA! Kita harus karaokean minggu ini! Titik :)

Sama Amyus

Hi! Hoooi!
Hari kamis kemarin (7 Februari) aku habis main sama Amyus—sahabat aku dari kelas 3 SMP. Sugeee! Temen curhat, temen ngalay, heboh, dll. Seru. Terus ketemu sama kaneko. Lucu.

Terus aku norak. Minta karaokean di zone 2000 yang ngalay gitu. Mau karaokean di inul nggak cukup waktunya (dan uangnya). Nanti aja pas udah masuk kuliah biar punya uang jajan. Liburan itu sama dengan pengosongan dompet.

Akhirnya kita karaokean. Beli koin dulu—belinya cuma enam. Nggak bisa lama soalnya udah sore, takut pulang pas udah gelap. Terus kita milih lagu, dikasih pilihannya lagu lawas semua, mayan nostalgia, akhirnya kita milih (1) My Heart Will Go On, (2) My Heart, (3) Sahabat Jadi Cinta. Wakakakak dasar remaja galau. Emang sengaja, biar kita tersedu-sedu aja di dalem kotak—nggak ding.

And, start!
Sumpah aku seneng banget. Soalnya baru tau ada karaokean di dalem kotak gitu. Norak? Iya! Terus tiap kita selesai nyanyi ada poinnya gitu. Pertama kita nyanyi lagunya Zigas—sahabat jadi cinta (kata amyus lagunya aku banget, kampret!) daaan poin kita 92, tulisannya gini “You’re Ready To Be The Best Singer” mak looo! Suara aja ancur-ancur unyu gitu.


Lagu kedua. Acha – Irwansyah—my heart. Kali ini nyanyinya pake ketawa, parah heboh banget kita di dalem kotak, untungnya kedap suara hahaha. Dan cuma dapet poin 86. Mayan lah.

Dan terakhir, Celine Dion—my heart will go on. Huahahaha! Ini mendayu-dayu banget, untung kita nggak kebawa suasana terus loncat ke samudera atlantik. Poinnya cuma 86. Mungkin suara kita memang se-tan-dar.

Ada videonya sih, tapi nista banget. Huahaha. Sekian. Foto-foto aja deh.



Terus selesai karaokean kita balik ke alun-alun, ketemu kaneko lagi yang ternyata masih nungguin. Hahaha maaf. Habis ngobrol-ngobrol bentar terus aku sama Amyus pulang. Aaaakkkk! Thanks for a wonderfull day! Lain kali kita karaokean beneran, makan udon, tapi DIBAYARIN KAK REZA! Oke? :P

Makasih banyak, Amyus :) dari siang sampe sore kita main. Mihihi.


February 7, 2013

Unspeakable

Nggak ngerti apa yang aku rasain sekarang. Satu hal, marah.. Yang jelas sama diri sendiri. Dan… entah sama siapa.

Selama ini, ada hal yang ternyata nggak aku sadarin. Aku udah maksain semuanya. Maksain segalanya supaya sesuai sama yang aku mau, sama yang aku pengen rasain. Walau pun nyatanya, itu mustahil.

Hari ini, tadi sekitar jam setengah tujuh, di jalan mau pulang. Aku bawa motor dan… entah kenapa aku nangis sepanjang jalan. Aku nggak ngerti harus apa lagi, aku pikir ada yang salah di sini, entah di mana, entah siapa, entah apa. Aku udah nggak ngerti dan aku capek.

Besok, ada aja hari di mana aku harus kebingungan. Bingung nggak tau harus jalan ke mana. Aku udah di puncak segala emosi. Aku udah nyerah.

Aku nyerah.
Mungkin, kata ‘cuma’ bakal berubah jadi ‘baru’. Di mana bakal ada lagi cerita yang sama, cerita lalu, kenangan, flashback, dll. Benci. Aku benci kayak gini.

Aku selalu maksain, ‘harus aku’. Aku selalu memposisikan segalanya teratur, nyatanya berantakan. Aku selalu punya angan-angan yang tinggi, tapi faktanya semuanya harus dikubur. Aku benci sama diri sendiri. Aku selalu punya bayangan-bayangan yang sempurna, nyatanya nggak. Aku kesel. Aku marah.

Jawab aku. Aku mohon. Itu aja.

February 5, 2013

Yamazaki Masayoshi - One More Time, One More Chance




これ以上何を失えば 心は許されるの
どれ程の痛みならば もういちど君に会える
One more time
季節よ うつろわないで
One more time
ふざけあった 時間よ
Kore ijou nani wo ushinaeba kokoro wa yurusareru no
Dore hodo no itaminaraba mou ichido kimi ni aeru
One more time kisetsu yo utsurowanai de
One more time fuzakeatta jikan yo
Berapa kali lagi aku harus kehilangan, sebelum hatiku dimaafkan?
Berapa banyak lagi rasa sakit yang harus aku derita, untuk bertemu kamu lagi?
Sekali lagi, oh musim, jangan memudar
Sekali lagi, ketika kami bercanda

くいちがう時はいつも 僕が先に折れたね
わがままな性格が なおさら愛しくさせた
One more chance
記憶に足を取られて
One more chance
次の場所を選べない
Kuichigau toki wa itsumo boku ga saki ni oretane
Wagamamana seikaku ga naosara itoshikusaseta
One more chance kioku ni ashi wo torarete
One more chance tsugi no basho wo erabenai
Setiap kami berselisih, aku akan selalu memberikan kesempatan pertama
Keegoisanmu bahkan membuatku lebih mencintaimu
Satu kesempatan lagi, kenangan menahan langkahku
Satu kesempatan lagi, aku tidak bisa memilih tujuan selanjutnya

いつでも捜しているよ どっかに君の姿を
向いのホーム 路地裏の窓
こんなとこにいるはずもないのに
願いがもしも叶うなら 今すぐ君のもとへ
できないことは もうなにもない
すべてかけて抱きしめてみせるよ
Itsudemo sagashiteiru yo dokka ni kimi no sugata wo
Mukai no HO-MU rojiura no mado
Konna toko ni iru hazu mo nai noni
Negai ga moshimo kanau nara ima sugu kimi no moto e
Dekinai koto wa mou nani mo nai
Subete kakete dakishimete miseru yo
Aku selalu mencari sosokmu muncul di suatu tempat
Di peron yang berhadapan, di jendela sepanjang jalan
Meskipun aku tahu kamu tidak akan berada di tempat seperti itu
Jika impianku menjadi kenyataan, aku akan berada di sisimu sekarang
Tidak ada sesuatu yang tidak bisa kulakukan
Aku akan menempatkan semua pada tempatnya dan kau kupeluk erat

寂しさ紛らすだけなら 誰でもいいはずなのに
星が落ちそうな夜だから 自分をいつわれない
One more time
季節よ うつろわないで
One more time
ふざけあった時間よ
Sabishisa magirasu dake nara dare demo ii hazuna no ni
Hoshi ga ochi souna yoru dakara jibun wo itsuwarenai
One more time kisetsu yo utsurowanai de
One more time fuzakeatta jikan yo
Jika aku hanya ingin menghindari kesepian, dengan siapapun harusnya sudah cukup
Karena pada malam bintang seakan-akan jatuh, aku tidak bisa membohongi diri sendiri
Sekali lagi, oh musim, jangan memudar
Sekali lagi, ketika kami bercanda

いつでも捜しているよ どっかに君の姿を
交差点でも 夢の中でも
こんなとこにいるはずもないのに
奇跡がもしも起こるなら 今すぐ君に見せたい
新しい朝 これからの僕
言えなかった「好き」という言葉も
Itsudemo sagashiteiru yo dokka ni kimi no sugata wo
Kousaten demo yume no naka demo
Konna toko ni iru hazu mo nai no ni
Kiseki ga moshimo okoru nara ima sugu kimi ni misetai
Atarashii asa kore kara no boku
Ienakatta “suki” to iu kotoba mo
Aku selalu mencari sosokmu muncul di suatu tempat
Di persimpangan jalan, di dalam mimpi
Meskipun aku tahu kamu tidak akan berada di tempat seperti itu
Jika keajaiban terjadi di sini, aku akan menunjukan saat ini juga
Pagi yang baru, di mana aku akan memulai
Dan kata-kata yang tidak pernah aku ucapkan, “Aku mencintaimu”

夏の想い出がまわる 
ふいに消えた鼓動
Natsu no omoide ga mawaru
Fui ni kieta kodou
Kenangan musim panas yang bergulir
Denyutan yang tiba-tiba menghilang

いつでも捜しているよ どっかに君の姿を
明け方の街 桜木町で
こんなとこに来るはずもないのに
願いがもしも叶うなら 今すぐ君のもとへ
できないことはもう何もない
すべてかけて抱きしめてみせるよ
Itsudemo sagashiteiru yo dokka ni kimi no sugata wo
Akegata no machi Sakuragi-chou de
Konna toko ni kuru hazu mo nai no ni
Negai ga moshimo kanau nara ima sugu kimi no moto e
Dekinai koto wa mou nani mo nai
Subete kakete dakishimete miseru yo
Aku selalu mencari sosokmu muncul di suatu tempat
Di permulaan kota, di Sakuragi-chou
Meskipun aku tahu kamu tidak akan berada di tempat seperti itu
Jika impianku menjadi kenyataan, aku akan berada di sisimu sekarang
Tidak ada sesuatu yang tidak bisa kulakukan
Aku akan menempatkan semua pada tempatnya dan kau kupeluk erat

いつでも捜しているよ どっかに君の破片を
旅先の店 新聞の隅
こんなとこにあるはずもないのに
奇跡がもしも起こるなら 今すぐ君に見せたい
新しい朝 これからの僕
言えなかった「好き」という言葉も
Itsudemo sagashiteiru yo dokka ni kimi no kakera wo
Tabisaki no mise shinbun no sumi
Konna toko ni aru hazu mo nai no ni
Kiseki ga moshimo okoru nara ima sugu kimi ni misetai
Atarashii asa korekara no boku
Ienakatta “suki” to iu kotoba mo
Aku selalu mencari pecahan dirimu di suatu tempat
Di toko selama perjalananku, di sudut surat kabar
Meskipun aku tahu kamu tidak akan berada di tempat seperti itu
Jika keajaiban terjadi di sini, aku akan menunjukan saat ini juga
Pagi yang baru, di mana aku akan memulai
Dan kata-kata yang tidak pernah aku ucapkan, “Aku mencintaimu”

いつでも捜してしまう どっかに君の笑顔を
急行待ちの 踏切あたり
こんなとこにいるはずもないのに
命が繰り返すならば 何度も君のもとへ
欲しいものなど もう何もない
君のほかに大切なものなど
Itsudemo sagashiteshimau dokka ni kimi no egao wo
Kyuukou machi no fumikiri akari
Konna toko ni iru hazu no nai no ni
Inochi ga kurikaesunaraba nandomo kimi no moto e
Hoshii mono nado mou nani mo nai
Kimi no hoka ni taisetsuna mono nado
Aku akhirnya selalu mencari senyumanmu muncul di suatu tempat
Di perlintasan kereta api, menunggu kereta ekspres berlalu
Meskipun aku tahu kamu tidak akan berada di tempat seperti itu
Jika hidup kita bisa diulang, aku akan berada di sisimu setiap waktu
Aku tidak ingin apapun
Selain dirimu, segalanya tidak berarti


Kanji : JPOPASIA
Roomaji : @rikananami
Translate : @rikananami