December 30, 2011

Forgiven – Morra Quatro

Novel keluaran 2010—tapi baru saya beli bulan november kemaren. Taunya—pengennya sih emang udah dari 2010 itu, tapi nggak nemu-nemu, dan akhirnya ketemu. Saya liat Forgiven, saya liat cover belakangnya (saya nggak pernah peduli cover depannya kayak apa kalo beli novel), di sana ada sinopsis. Nah, itulah yang saya butuhin.

Terhipnotis.

Entah—entah karena apa.

Karena kisah masa SMA yang indah? Bukan, lebih dari itu. Karena kisah persahabatan yang kekal? A little. Karena kental sama fisika nuklir? Bukan, lebih dari sebuah reaktor nuklir. Karena MIT? Bukan, saya lebih suka Jepang. Terus kenapaaaaaaa?

Karena Will. Karena Will mirip sama Sasuke Uchiha (kalo di liat dari cara Karla cerita) hahahaha. William Hakim, dia tokoh sentral di novel ini. Dia tampan, usil, cerdas, berambisi, tenang, unpredictable, setia kawan, dan masih banyak lagi.

Saya suka karena di sinopsisnya bilang tentang persahabatan, yeay! Antara cewek dan cowok. Saya penasaran kisahnya kayak apa. Terus…… (sebelum saya nemu novelnya) saya cari di Google, eh nemu pdf-nya, pdf tentang review Forgiven dari entah siapa saya lupa namanya, pokoknya review-nya panjang, dan……. Saya makin tertarik!

Setelah saya baca sendiri novelnya. SAYA MAKIN TERTARIK! Hello? Saya suka rangkaian kata-katanya, saya suka cara para tokohnya bicara, saya suka kisah masa SMA-nya yang konyol, banyak cerita, kejadian, dll. Saya suka nuklirnya, saya suka semuanya. Saya suka Will, suka Karla, Wahyu, Laut, John, bahkan saya suka Alfan.

Ada romantisnya. Adaaaaa! Inilah yang saya suka. Will ngungkapin segalanya secara tiba-tiba, nggak diprediksi, tapi itu menyentuh banget (makanya saya bilang, Will mirip Sasuke :p)

Nuklir, yang masih kontroversial. Di sini di kupas semua tentang nuklir, nobel fisika, MIT, olimpiade, dll. Jujur, pas baca Forgiven, saya langsung tertarik sama nuklir, radioaktif, dkk. Kebetulannya lagi, pas itu, di sekolah lagi bahas bab radioaktif, yeay! (tapi nilai kimia saya tetep aja ngepas segitu-gitunya) -_-

Masa sekolah yang sederhana. Sederhana di sini maksudnya sama kayak masa sekolah yang kebanyakan kita rasain secara nyata. Macem belajar, jail, bandel, ekskul, dll. Bukan fokus di area romantis-romantisan gitu—yah taulah kayak apa.

Novel ini bikin saya nangis—di lembar-lembar terakhirnya. Terharu dan nyesel kenapa harus Will? Ah kenapa? Saya udah dua kali baca novel ini. Dua-duanya sama—tetep nangis. Sebulan atau dua bulan lagi juga kayaknya saya bakalan baca lagi. Hahahaha William Hakim nggak pernah bikin saya bosen.

Udahan ah. Ini sinopsisnya:

DIALAH YANG PERTAMA.

Maniak Fisika. Pengagum Albert Einstein. Setia kawan. Si iseng dan suka usil, kalau sisi kekanak-kanakannya sedang kumat. Karla bisa menyebutkan sederet lagi hal unik tentang Will. Betapa tidak, selama bertahun-tahun, laki-laki itu adalah sahabat terbaiknya. Dan bagi Will, dia adalah tempat berbagi rahasia dan mimpi-mimpi yang tak sembarang orang tahu. Namun, siapa sangka, ternyata itu tak cukup untuk membuatnya merasa mengenal laki-laki itu.

DIALAH SATU-SATUNYA.

Tak ada yang bisa menggantikan Will. Ke mana pun dia pergi, dengan siapa pun dia akrab, Will tetap yang paling spesial. Seperti bintang Polaris yang selalu berada di utara Bumi, demikianlah keberadaan Will di hati Karla. Selamanya.
 
DIA, YANG TAK TERLUPAKAN.
 
Kepergian Will tak ubahnya bagaikan El Nino-memporakporandakan hati Karla habis-habisan. Jarak membuat rindu Karla merajalela. Dia kehilangan bagian terbaik dalam hidupnya. Tapi perasaan kehilangan itu tak seberapa dibanding rasa kaget saat mendengar berita buruk tentang Will. Karla mendengarkan suara hatinya sekali ini-dia tak akan membiarkan Will mengahadapi semua itu seorang diri....
 
FORGIVEN, sebuah kisah tentang lelaki pemuja Champagne Supernova dan perempuan yang selalu menanti bintang itu.

Kalo saya ceritain dari awal di sini, pasti post ini jadi postingan terpanjang yang pernah saya tulis. Kayaknya saya tulis seperlunya. Lagian pasti udah banyak yang tau novel ini. INI NOVEL BAGUS! BENERAN! RECOMMENDED BANGEEEEEEEEEEET! (ps: covernya warna biru gambarnya sayap, terus ternyata ada kerlap-kerlip bintangnya) :D

Forgiven – Morra Quatro

Novel keluaran 2010—tapi baru saya beli bulan november kemaren. Taunya—pengennya sih emang udah dari 2010 itu, tapi nggak nemu-nemu, dan akhirnya ketemu. Saya liat Forgiven, saya liat cover belakangnya (saya nggak pernah peduli cover depannya kayak apa kalo beli novel), di sana ada sinopsis. Nah, itulah yang saya butuhin.

Terhipnotis.

Entah—entah karena apa.

Karena kisah masa SMA yang indah? Bukan, lebih dari itu. Karena kisah persahabatan yang kekal? A little. Karena kental sama fisika nuklir? Bukan, lebih dari sebuah reaktor nuklir. Karena MIT? Bukan, saya lebih suka Jepang. Terus kenapaaaaaaa?

Karena Will. Karena Will mirip sama Sasuke Uchiha (kalo di liat dari cara Karla cerita) hahahaha. William Hakim, dia tokoh sentral di novel ini. Dia tampan, usil, cerdas, berambisi, tenang, unpredictable, setia kawan, dan masih banyak lagi.

Saya suka karena di sinopsisnya bilang tentang persahabatan, yeay! Antara cewek dan cowok. Saya penasaran kisahnya kayak apa. Terus…… (sebelum saya nemu novelnya) saya cari di Google, eh nemu pdf-nya, pdf tentang review Forgiven dari entah siapa saya lupa namanya, pokoknya review-nya panjang, dan……. Saya makin tertarik!

Setelah saya baca sendiri novelnya. SAYA MAKIN TERTARIK! Hello? Saya suka rangkaian kata-katanya, saya suka cara para tokohnya bicara, saya suka kisah masa SMA-nya yang konyol, banyak cerita, kejadian, dll. Saya suka nuklirnya, saya suka semuanya. Saya suka Will, suka Karla, Wahyu, Laut, John, bahkan saya suka Alfan.

Ada romantisnya. Adaaaaa! Inilah yang saya suka. Will ngungkapin segalanya secara tiba-tiba, nggak diprediksi, tapi itu menyentuh banget (makanya saya bilang, Will mirip Sasuke :p)

Nuklir, yang masih kontroversial. Di sini di kupas semua tentang nuklir, nobel fisika, MIT, olimpiade, dll. Jujur, pas baca Forgiven, saya langsung tertarik sama nuklir, radioaktif, dkk. Kebetulannya lagi, pas itu, di sekolah lagi bahas bab radioaktif, yeay! (tapi nilai kimia saya tetep aja ngepas segitu-gitunya) -_-

Masa sekolah yang sederhana. Sederhana di sini maksudnya sama kayak masa sekolah yang kebanyakan kita rasain secara nyata. Macem belajar, jail, bandel, ekskul, dll. Bukan fokus di area romantis-romantisan gitu—yah taulah kayak apa.

Novel ini bikin saya nangis—di lembar-lembar terakhirnya. Terharu dan nyesel kenapa harus Will? Ah kenapa? Saya udah dua kali baca novel ini. Dua-duanya sama—tetep nangis. Sebulan atau dua bulan lagi juga kayaknya saya bakalan baca lagi. Hahahaha William Hakim nggak pernah bikin saya bosen.

Udahan ah. Ini sinopsisnya:

DIALAH YANG PERTAMA.

Maniak Fisika. Pengagum Albert Einstein. Setia kawan. Si iseng dan suka usil, kalau sisi kekanak-kanakannya sedang kumat. Karla bisa menyebutkan sederet lagi hal unik tentang Will. Betapa tidak, selama bertahun-tahun, laki-laki itu adalah sahabat terbaiknya. Dan bagi Will, dia adalah tempat berbagi rahasia dan mimpi-mimpi yang tak sembarang orang tahu. Namun, siapa sangka, ternyata itu tak cukup untuk membuatnya merasa mengenal laki-laki itu.

DIALAH SATU-SATUNYA.

Tak ada yang bisa menggantikan Will. Ke mana pun dia pergi, dengan siapa pun dia akrab, Will tetap yang paling spesial. Seperti bintang Polaris yang selalu berada di utara Bumi, demikianlah keberadaan Will di hati Karla. Selamanya.
 
DIA, YANG TAK TERLUPAKAN.
 
Kepergian Will tak ubahnya bagaikan El Nino-memporakporandakan hati Karla habis-habisan. Jarak membuat rindu Karla merajalela. Dia kehilangan bagian terbaik dalam hidupnya. Tapi perasaan kehilangan itu tak seberapa dibanding rasa kaget saat mendengar berita buruk tentang Will. Karla mendengarkan suara hatinya sekali ini-dia tak akan membiarkan Will mengahadapi semua itu seorang diri....
 
FORGIVEN, sebuah kisah tentang lelaki pemuja Champagne Supernova dan perempuan yang selalu menanti bintang itu.

Kalo saya ceritain dari awal di sini, pasti post ini jadi postingan terpanjang yang pernah saya tulis. Kayaknya saya tulis seperlunya. Lagian pasti udah banyak yang tau novel ini. INI NOVEL BAGUS! BENERAN! RECOMMENDED BANGEEEEEEEEEEET! (ps: covernya warna biru gambarnya sayap, terus ternyata ada kerlap-kerlip bintangnya) :D

December 29, 2011

Giveaway from Sabrina Maida, join this!

Need a new pain of shoes? Join hii.chabe giveaway!

Click HERE, you can find an adorable things!

Goodluck!

December 25, 2011

Planning

Rencana. Saya punya rencana yang, err... banyak. Saya tulis itu waktu SMP. Isinya hal-hal yang harus saya lakuin di SMA dan selepas SMA. Agak absurd sih, tapi ya... itu emang rencana saya (dari dulu). Saya tulis di pintu lemari meja belajar saya (meja belajar dari SD yang tetep ada dan dipake huahaha, awet, isinya harta karun :p). Ini tulisan saya ketik ulang sesuai sama yang ada di kertas. Modemnya cacat jadi nggak bisa upload gambar. Elaaaaah.


1. Belajar — ya ini sih emang harus, plan macem apaan ini hahaha. Tapi rencana yang ini belum sukses kayanya :">

2. Ngelancarin Bahasa Inggris — mungkin tujuan dari rencana ini adalah suatu hari nanti saya bakalan ke luar negeri, huahahaha. Tapi rencana ini sempet (hampir) sukses pas kelas 10. Saya ikutan beasiswa ke Amerika, tapi emang belum lancar english jadi gagal hahaha. Tapi itu pengalaman yang paling hebat yang pernah saya lakuin :D

3. Masuk IPA hell sekali sodara-sodara, ternyata rencana saya dari SMP emang masuk IPA, jurusan ter-errrrr (gitu deh), menyusahkan -_- aku benci menghitung.

4. Ngelancarin Bahasa Jepang — tujuan dari rencana ini adalah suatu hari nanti saya pengen ke Jepang, alesannya? Ketemu sama Sasuke! Huahahaha serius waktu SMP saya punya impian kaya gitu. Kalo sekarang sih tujuan ke Jepang yaaaaa kerja, di Fukushima ayeeeey :p :p :p

5. Ikut Pidato Bahasa Jepang — harusnya sih rencana ini dilakuin pas kelas 11. Tapi karena masa-masa kelas 11 adalah masa terbebas saya, jadi saya lepas kendali, dan nggak ngurusin apapun selain satu kewajiban, yaitu sekolah. Saya nyesel senyesel-nyeselnya. Tapi untungnya sensei kasih kesempatan buat saya di kelas 12 ini. Semoga lancar. Amin.

6. Lulus UN SMA — Amin, rencananya sih mau lulus UN sesukses UN SMP. Semoga... Amin ya Allah. Aku akan berusaha, doakan aku yaaaa! :p *benteng Takeshi banget*

7. Masuk UGM (kalo beasiswa) — entah kenapa dulu menggebu-gebu banget mau masuk UGM, yeah, karna ada motivator. Dia temen dunia maya, dia baik, dia pokoknya keren bahasa Jepangnya hahaha. Dan dia ada di UGM. Dia terbilang sukses. Dia juga pinter soalnya dia dapet beasiswa nggak pake tes-tes apapun. Karena itu, saya pengen ke UGM kalo beasiswa haha. Dan dulu mikirnya Jogja jauh lebih asri daripada Jakarta/Bandung. Tapi sekarang mikirnya.... Jogja jauh, saya susah pulang nantinya. Kalo sekarang sih. Favoritnya fokus UI. Selebihnya.... Galau -_-

8. Masuk PTN — ini rencana cadangan kalo nggak masuk UGM. Ya paling saya masuk PTN daerah saya sendiri, yang deket, yang Insya Allah bisa juga huehehe.

9. Kuliah di Jepang (kalo beasiswa) — ini rencana pokok kayanya. Jepang, pengen aja bisa nginjekin kaki kesana tapi bukan cuma mau liburan atau sejenisnya, walaupun pasti ujung-ujungnya saya mupeng keliling-keliling Tokyo, ini Amin banget Ya Allah hehehe. Saya mau sukses disana. Intinya sih gitu.

10. Kerja — ya ini emang wajib ya. Walaupun cewek, saya mau kerja terus, Mama aja kerja kok. Lagipula selepas kuliah, tujuan saya ya kerja. Harus. Amin Ya Allah.

11. Ke Jepang (dapet uang ++) — entah kenapa saya dulu tulis 'dapet uang ++', itu maksudnya gratisan ke Jepangnya. Ini sama aja kaya rencana nomor 9, tapi rencana yang ini lebih jangka panjang.

12. Nikah Harjuk — Ini apaaaaaa? Emang impian saya pas SMP dulu adalah nikah dengan kostum harajuku dan tamu undangan juga harus cosplay. Gilaaaaa emang. Tapi kalo sekarang kayanya nggak harajuku deh. Cukup pake Kimono aja :p :p :p


12 rencana Rika Priwantina yang ditulis setelah kelulusan SMP. Ada beberapa dari rencana di atas yang udah kesampean. Saya sengaja liat kertas lecek itu lagi soalnya sekarang saya harus masuk ke rencana 6 dan 7. Titik tengah dari rencana-rencana saya. Itu artinya saya udah ada di pertengahan jalan buat ke masa depan, maksudnya apa? Nggak tau. Ya pokoknya itu rencana inti dan HARUS sukses. Amin Ya Allah.

Takdir emang udah ada yang ngatur. Rencana Tuhan itu paling fix. Tapi nggak ada salahnya kalo kita punya rencana. Keluarga aja berencana. Masa masa depan nggak berencana. Kalo kita punya rencana/tujuan, pasti bisa tercapai kalo kita berusaha. Kalo emang gagal, coba lagi. Kalo masih gagal, anda kurang beruntung. Kalo tetep gagal, jangan beli minuman kemasan itu lagi. Random ya. Semua agama bahkan punya ajaran buat selalu berusaha. Selalu semangat, berusaha, dan berdoa. Insya Allah semuanya lancar :)

MAJU RIKAAAAAAAAA! MAJU SEMUAAAAAAAAAA! HAHAHAHAHA

December 24, 2011

ONE OK ROCK - Wherever You Are


From Tumblr
Aku katakan padamu
Aku berbisik perlahan
Malam ini, malam ini
 Kaulah malaikatku

Aku mencintaimu
Berdua menjadi satu
Malam ini, malam ini
Aku hanya berkata...

Dimanapun kau berada, aku selalu membuatmu tersenyum
Dimanapun kau berada, aku selalu ada di sisimu
Apapun yang kau katakan, kau selalu ada dalam pikiranku
Aku berjanji padamu “selamanya” mulai saat ini

Aku tak butuh alasan
Aku hanya menginginkanmu, sayang
Benar, benar
Dari hari ke hari

Perjalanan kita masih panjang di depan
Kumohon, selalu, selalu
Hingga mati, tetaplah bersamaku
Kita hadapi...

Dimanapun kau berada, aku selalu membuatmu tersenyum
Dimanapun kau berada, aku selalu ada di sisimu
Apapun yang kau katakan, kau selalu ada dalam pikiranku
Aku berjanji padamu “selamanya” mulai saat ini

Dimanapun kau berada, aku tak akan pernah membuatmu menangis
Dimanapun kau berada, aku tak akan pernah ucapkan selamat tinggal
Apapun yang kau katakan, kau selalu ada dalam pikiranku
Aku berjanji padamu “selamanya” mulai saat ini

Hari dimana kita bertemu,
untuk kita berdua akan menjadi kenangan yang terpenting, kan?
Dan hari yang disebut hari ini,
untuk kita berdua akan menjadi kenangan kedua yang terpenting, kan?

Seseorang yang bisa kucintai dari hatiku
Seseorang yang paling kusayangi dari hatiku
Di dalam lubuk terdalam pada hatiku
Kamulah yang selalu berada disana

Dimanapun kau berada, aku selalu membuatmu tersenyum
Dimanapun kau berada, aku selalu ada di sisimu
Apapun yang kau katakan, kau selalu ada dalam pikiranku
Aku berjanji padamu “selamanya” mulai saat ini

***
Ini lagu romantis banget banget banget :"> cintanya pasti udah banget banget banget. Lagu ini kayanya jawaban dari lagu Robot – Never Shout Never, huahahaha itu menurut saya.

Lyrics From Jpopasia.com
(Liriknya liat sendiri aja yaaaa, niat emang cuma mau posting artinya :p)
Translated By @rikananami

Ngomong-ngomong ini tanggal 24 ya? Saya suka hari ini :)

M, for Me.


Suatu hari nanti, aku takut kehilangan. Kehilangan apapun. Kenangan, sesuatu, atau seseorang.

Pagi ini bangun, rasanya entah udah berapa lama tidur dari tadi malem. Mati. Saya kaya mati. Pagi ini perasaan nggak enak, begitu buka mata, hp nggak ada dimanapun. Oh ya! Mungkin masih ada di kamar tamu. Di sana ada nenek lagi sakit, jadi semalem itu saya nemenin nenek sambil main harvest moon di netbook, sambil  smsan juga, dan entah kejadiannya gimana, pagi-pagi saya udah bangun di kamar yang berbeda. Dan begitu bangun saya langsung ke kamar saya sendiri (di lantai 2) ngetik postingan ini. I called him, M. M is my boyfriend, yeah!

Jujur, saya percaya takdir, saya percaya kematian, tapi saya nggak percaya kalo M yang harus dapetin takdir itu lebih cepet. M selalu bilang waktunya sebentar lagi. Saya panik, saya nangis. M selalu senyum kalo saya bilang ‘jangan pergi’. Saya kebingungan. M bilang saya ambil kuliah kedokteran aja dan jadi dokter jantung. Saya bilang 'rika berusaha'. M masih muda. Masih banyak yang bisa dia dapetin lagi. Masih-terlalu-banyak.

Saya deket sama M dari kelas 3 SMP (akhir). Kita sahabatan. Dan M, dia orang yang paling klop. Gimana nggak klop kalo telponan sampe berjam-jam aja kuat. Walaupun topiknya selalu random. Dari dulu sampe sekarang M selalu sama. Bedanya sih cuma status, sekarang pacaran, dulu sahabatan. Dan M bagi saya sekarang tetep seorang sahabat, seorang pacar, dan seorang kakak. Kalo saya anggap M cuma sebagai pacar, nasib M bakalan sama kaya mantan saya dulu, dicintai setengah-setengah. Makanya itu, saya anggap M bisa jadi apapun. Dan nyatanya dia emang bisa jadi segalanya :) buat saya. Buat M, nggak ada yang setengah-setengah.

Saya takut kalo M harus pergi. Dan itu selamanya. Banyak cewek-cewek yang nggak mau diputusin pacarnya, masih sayang lah, bla bla bla. Tapi orangnya masih ada terus. Selalu ada walaupun statusnya beda. Kalo saya? Gimana kalo M perginya tiba-tiba? Saya emang pernah bayangin kalo M meninggal, tapi abis itu langsung galau, terus langsung optimis lagi kalo M pasti nggak akan pergi, M sembuh total :">

Udah dua malem ini saya ninggalin M. Kemaren saya sakit dan hari ini saya juga nggak tau kenapa saya bisa pindah tempat tapi saya nggak sadar. Dan udah dua hari ini M ngirimin pesan yang ‘nggak-nggak’. Saya takut ada apa-apa.

Intinya. Perasaan saya nggak enak makanya saya posting. Saya mau sms/telpon M tapi pasti dia masih tidur, ya... dia pasti masih tidur kok :">

December 23, 2011

Galau Rapot


Saya kepleset waktu nih. Gilaaaa satu semester rasanya cepet banget. Perasaan baru kemaren kenaikan kelas. Dan hari ini udah terima rapot semesteran. Semester 5, ya, semester penentu buat snmptn undangan. Dan hasilnya, emang ada beberapa pelajaran yang naik. Biologi, matematika, kimia, oke. Kenapa malah bahasa Indonesia sama bahasa Inggris yang turun. Mereka nggak ada di kepala delapan lagi. KENAPA? :( stress! Dan fisika? Nggak akan pernah bisa berubah, fisika itu nilai mati pokoknya -_-

Dan rengking jangan ditanya. Entah ada diurutan keberapa... pengen nangis. Kok rasanya paling bego banget ya di kelas. Malu. Saya takut nggak dapet undangan snmptn. Takut kalo ikut snmptn tulis. Soal-soalnya kaya setan -_-

Lagi-lagi-lagi gagal buat banggain orang tua. Janji palsu mulu sih loooo rika bilang mau belajar tapi ujung-ujungnya main terus. Nyesel lagi ujung-ujungnya kaya gini. Kapan saya berubahnya? Kapan lagi kalo bukan saya sendiri yang harus sadar. Saya ini kurang semuanya. Kurang belajar, kurang rajin, kurang hoki, kurang pinter (yeah!).

Gagalnya saya, gara-gara saya sendiri.

Liburan ini mungkin fokus ke pidato bahasa Jepang. Ya, saya ditunjuk sensei saya buat ikutan pidato bahasa Jepang wakilin sekolah. Semoga saya berhasil. Amin.

Tiap pembagian rapot gini pasti galau, frustasi, kecewa, dll. Udah yaaaa dadaaaaaaah -_-